Ada perbedaan mendasar antara memimpin (to lead) dan mengelola (to manage).
Memimpin bersangkut-paut dengan upaya mempengaruhi orang untuk bekerja
mencapai tujuan yang ditetapkan dengan penuh gairah. Mengelola berkaitan
dengan upaya agar segala yang harus dikerjakan benar-benar dikerjakan
oleh orang lain sehingga tujuan organiasi tercapai.
Dalam konteks sekolah, seorang kepala sekolah adalah pemimpin
sekaligus manajer bagi guru dan karyawan yang berada di sekolah. Sebagai
pemimpin, kepala sekolah memotivasi, menginspirasi, mengarahkan,
mendorong dan mengajak agar warga sekolah (terutama guru dan karyawan di
sekolah) bekerja menjalankan tugasnya demi mencapai tujuan yang telah
ditetapkan dengan penuh gairah dan bertanggung jawab. Dalam konteks ini,
kepala sekolah bertanggung jawab atas kesejahteraan warga sekolah,
suasana saling menghormati, iklim kerja sekolah, profesionalisme, dan
hal-hal yang terkait dengan pengembangan diri guru dan karyawan,
sehingga mereka menjadi lebih baik, lebih profesional, lebih
bermartabat, lebih sejahtera, dan tetap terlindungi.